Halitosis (Bau Mulut)! Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

bau-mulut

Halitosis adalah istilah medis untuk menggambarkan bau mulut, biasanya disebabkan karena kurangnya kebersihan mulut, namun tidak selalu demikian. Bisa jadi bau mulut ini dipicu oleh kondisi medis tertentu, seperti mulut kering atau penyakit dibagian lain dari tubuh. Kondisi ini biasanya dapat mempengaruhi kepercayaan diri seseorang, sehingga banyak orang yang ingin tahu bagaimana cara mengatasinya. Simak ulasan berikut ini.

Penyebab bau mulut                     :

Penyebab umum dari bau mulut biasanya kebersihan mulut yang buruk. Pada kondisi mulut yang tidak bersih, bakteri berbahaya akan mudah menyerang dan berkembang biak di dalamnya sehingga menyebabkan masalah. Seperti gigi berlubang dan penyakit gusi yang menyebabkan bau mulut.

Selain karena kebersihan mulut, penyebab bau mulut bisa dipicu oleh makanan yang berbau tajam. Disamping disebabkan oleh kebersihan mulut dan makanan, berikut beberapa kondisi yang menyebabkan bau mulut lainnya:

  1. Mulut kering
  2. Penumpukan plak gigi
  3. Penyakit refluks asam lambung (GERD)
  4. Batu amandel
  5. Penyakit gusi
  6. Infeksi pada hidung, tenggorokan dan paru-paru
  7. Diabetes
  8. Penyakit hati atau ginjal
  9. Sindrom Sjogren.
  10. Kanker mulut dan kanker orofaring.
  11. Pengaruh obat-obatan tertentu yang dapat menyebabkan kondisi mulut menjadi kering, seperti obat-obatan golongan antihistamin, asetaminofen, dan obat-obatan kemoterapi.

Gejala bau mulut                             :

Gejala utama halitosis adalah timbulnya bau yang tidak sedap dan tidak kunjung hilang ketika penderitanya sedang membuka mulut, misalnya saat berbicara. Baunya mungkin cukup kuat sehingga orang lain bisa menyadarinya. Kendati demikian, terkadang kondisi ini tidak disadari oleh penderitanya.

Cara mengatasi bau mulut           :

Cara mengatasi bau mulut biasanya tergantung dari penyebabnya. Bila bau mulut disebabkan oleh medis tertentu, dokter biasanya akan memberikan penanganan sesuai dengan kondisi yang mendasarinya, atau merujuk pasien kepada dokter spesialis lain yang berkaitan dengan kondisi yang menyebabkan bau mulut.

Jika tidak disebabkan oleh masalah medis tertentu yang membutuhkan penanganan khusus,  beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan bau mulut dan meningkatkan kepercayaan diri sehari-hari adalah sebagai berikut:

  1. Menghindari mengonsumsi makanan yang dapat menyebabkan bau mulut, seperti petai, bawang putih, jengkol, dan lain-lain.
  2. Rutin minum air putih untuk mencegah mulut kering.
  3. Menyikat gigi dan lidah dengan rutin, sebanyak 2 kali sehari, selama minimal 2 menit setiap kali.
  4. Flossing gigi, sebanyak sekali sehari.
  5. Menggunakan obat kumur.
  6. Berhenti merokok
  7. Menghindari konsumsi alkohol, kafein, dan produk tembakau karena dapat menyebabkan mulut kering.
  8. Rutin melakukan pemeriksaan ke dokter gigi 6 bulan sekali.

Perlu dipahami bahwa penjelasan mengenai penyebab, gejala, hingga pengobatan halitosis di atas tidak bisa dijadikan acuan utama maupun pengganti diagnosis dari tenaga medis profesional. Untuk itu, bila mengalami sejumlah gejala yang mengarah pada kondisi ini, segera konsultasikan dengan Dokter Gigi terdekat anda.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Picture of Dev RS Harapan insani

Dev RS Harapan insani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *