Vaksin HPV memiliki peran penting dalam mencegah kanker pada organ genital, seperti kanker serviks dan kanker penis. Saat ini, vaksin HPV sudah menjadi bagian dari program imunisasi wajib nasional di Indonesia.
Vaksinasi ini diwajibkan untuk anak-anak di bawah usia 15 tahun dan juga direkomendasikan bagi orang dewasa yang belum pernah mendapatkan vaksinasi atau belum menerima dosis lengkap. Penting untuk memahami manfaat vaksinasi HPV dan mengetahui di mana layanan kesehatan yang menyediakannya.
Vaksin HPV merupakan jenis vaksin yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari infeksi virus HPV (human papillomavirus). Di mana virus HPV ini menjadi penyebab dari penyakit kutil kelamin serta kanker pada organ genital, seperti kanker serviks dan kanker penis.
Sejak tahun 2022, Kemenkes menjadikan vaksin HPV sebagai salah satu jenis vaksin dalam program imunisasi wajib nasional untuk anak perempuan usia 11–12 tahun pada beberapa provinsi. Sementara itu, orang dewasa yang belum pernah ataupun belum menerima dosis vaksin HPV lengkap dianjurkan untuk melakukan vaksinasi ini secara mandiri.
Siapa saja sih yang perlu mendapatkan vaksin HPV ?
Idealnya, vaksin HPV harus diberikan sebelum seseorang mulai aktif secara seksual, karena vaksin ini lebih efektif dalam mencegah infeksi HPV pada individu yang belum terinfeksi. Namun, vaksin HPV juga dapat diberikan pada individu yang sudah aktif secara seksual.
Dosis vaksin HPV dapat bervariasi tergantung pada usia individu yang akan divaksinasi. Berikut ini adalah rekomendasi dosis vaksin HPV berdasarkan usia:
- Untuk anak perempuan dan laki-laki berusia 9–15 tahun:
Dapat diberikan vaksin HPV dalam 2 dosis dalam interval 6–12 bulan.
- Untuk individu perempuan dan laki-laki berusia 16–45 tahun:
Dapat diberikan vaksin HPV dalam 3 dosis dalam interval 0, 2, dan 6 bulan.
Vaksin HPV tidak direkomendasikan untuk wanita yang sedang hamil. Pasalnya, studi klinis tentang keamanan vaksin HPV pada wanita hamil masih terbatas. Oleh karena itu, disarankan bagi ibu hamil agar menunggu sampai setelah kelahiran untuk mendapatkan vaksin HPV.


